
Nama Lengkap: I Wayan BalawanWebsite: WayanBalawan.comStyle: 8 Finger Tap IndependentTempat/Tanggal Lahir: Bali, 9 September 1973Kewarganegaraan: IndonesiaGitar: Stephallen GuitarUkuran senar: 009Pickup: Stock Ibanez V2 & V1Amplifier: Laney Pendidikan Musik: Australian Institute Of Music, Sydney - AustraliaAlbum: Batuan Ethnic Fusion - Globalism & Balawan Solo (Produksi Acoustic Music Records Germany)Pengalaman Manggung Internasional: Wakil Asia dengan gitaris Jepang Isato Nakagawa dalam East Meet West Guitar Festival di Edenkoben Jerman Mei 2000, Duet dengan gitaris Australia Tommy Emanuel di Open Strings Festival di Osnabrueck Jerman, tahun 2001 dan Wakil Asia untuk manggung di Hell Blues Festival di Norwegia, 13 September 2001. I Wayan Balawan lahir di Gianyar, Bali, Indonesia pada tanggal 9 September 1973. Balawan, begitu ia kerap disapa terlahir sebagai putra kelima dari tujuh bersaudara pasangan I Wayan Regug (Almarhum) dan Ni Wayan Sunti. Balawan mulai bermain gitar sejak usia 8 tahun. Ketertarikannya untuk bermain gitar tidak lepas dari pengaruh lingkungannya saat itu. Kakak perempuan dan teman-temannya yang piawai bermain gitar memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan masa kecilnya. Dengan kondisi lingkungan yang mendukung, Balawan lebih mudah mengasah kemampuannya dalam bermain gitar. Dapat dikatakan saat itu Balawan belajar secara otodidak. Pada saat itu, ia banyak dipengaruhi oleh gitaris-gitaris lokal Balai seperti Agus Darmadi, dan I Ketut Riwin. Dia dapat memainkan gitar rock model virtuoso seperti Yngwie Malmsteen sejak dia berusia 10 tahun..Balawan membentuk band pertamanya ketika ia masih duduk di bangku sekolah dasar yaitu pada usia 14 tahun. Selanjutnya, ia mengembangkan diri dengan membentuk band baru bernama Maxell menjelang tahun 1990-an. Dengan band barunya, ia banyak memainkan lagu-lagu rock milik Scorpions, Deep Purple, dan Beatles. Balawan terus mengasah kemampuanyya dalam bermain gitar. Awalnya, hasrat itu hanya didasarkan pada keinginannya untuk bereksplorasi agar tidak monoton dalam bermain. Ini dipertimbangkan berdasarkan pengalaman yang ia lihat dari gitaris-gitaris Bali saat itu. Menurutnya, banyak dari mereka yang berbakat tetapi tidak mampu berkarya secara maksimal karena ketidakmauan mereka untuk belajar lebih dalam. Setelah lulus SMA, pengagum gitaris Steve Morse ini melanjutkan studinya untuk belajar gitar jazz dan olah vokal di Australian Institute of Music pada tahun 1993. Balawan juga mendapat beasiswa untuk Diploma of Music selama 3 tahun. Setelah 5 tahun berada di Sidney, Balawan kembali ke kampung halamannya di Bali pada tahun 1997 dan membentuk sebuah grup band baru bernama Batuan Ethnic Fusion. Album perdana Batuan Ethnic Fusion bertajuk Globalism dirilis pada tahun 1999. Album Globalism menampilkan ramuan musik etnis Bali yang dikombinasikan dengan musik modern menggunakan bahasa campuran Inggris dan Bali. Album ini diproduksi oleh Aquarius dan Chico and Ira Productions dan menjadi salah satu album terlaris yang masih terus dicetak sampai beberapa tahun setelah album ini dirilis. Dalam album ini, Balawan menggandeng empat pemusik tradisional Bali. Proses pembuatan album ini sempat mengalami hampatan mengingat keempat pemusik tradisional tersebut sama sekali tidak mampu membaca not. Namun, satu hal yang membuat kagum dari keempat pemusik tersebut adalah memori yang sangat kuat untuk menerima bimbingan Balawan. Balawan adalah seorang gitaris yang sangat berbakat dengan gaya permainan yang sangat khas, yang dikenal dengan teknik "Touch Tapping Style" (seperti halnya Stanley Jordan). Sebuah permainan yang memanfaatkan kedelapan jari untuk memainkan tap pada fretboard. Sekilas permainan ini kelihatan seperti permainan piano (permainan bass, kord, dan melodi), semuanya dimainkan dengan jari kiri dan jari kanan nyaris tanpa dipetik. Permainan Balawan terkesan sangat halus dan licin. Uniknya Balawan mengembangkan sendiri tap independent di mana permainan jari kiri dan kanan bener-bener tidak ada hubungannya (berbeda sama sekali). Jari tangan kiri memainkan kord dan bass sedangkan jari tangan kanan memainkan melodi. Teknik ini pertama kali diperkenalkan oleh Eddie van Halen pada tahun 1978. Untuk mewujudkan hal ini, Balawan juga melatih teknik independen ini pada permainan drum. Sungguh merupakan sebuah kejutan ketika Balawan mendatangi studio milik Gitaris.com, ternyata Balawan merupakan seorang pemain drum yang cukup baik pula. Di Indonesia Balawan telah diakui sebagai salah satu gitaris terbaik di Indonesia, Balawan sudah sering mengisi acara TV di Indonesia dan tampil di Jazz cafe, Ubud (Bali) bersama bandnya Batuan Ethnic Fusion dan grup jazznya. Balawan adalah seorang guru gitar dan sering tampil di beberapa sekolah musik di Indonesia. Balawan juga diendorse oleh Ibanez dan Laney. Sebelumnya Balawan juga telah melakukan tour di Eropa dalam East Meet West Gitarren Festival Edekoben Germany 2000 Tour, tour ke 20 kota di Germany pada tahun 2001, tour ke Hell Blues Festival di Norway (September 2001). Selanjutnya, Balawan merilis album keduanya bertajuk Balawan Solo yang diproduksi di Jerman pada tahun 2001. Dalam album ini, Balawan bermain gitar solo secara instrumental. Tahun 2005 Balawan meluncurkan album solonya yang berjudul Magic Fingers. Album yang setengah idealis dan setengah komersil ini tidak hanya menampilkan permainan instrumental gitar saja, namun menyajikan juga kemampuan olah vokal Balawan. Ia juga mendaur ulang beberapa lagu yang sempat populer di tahun 80-an, seperti Semua Bisa Bilang ciptaan Charles Hutagalung dan Arti Kehidupan ciptaan Oddie Agam. Hits instrumental yang paling mengesankan adalah Mainz In My Mind yang sering dimainkan oleh Balawan di beberapa pertunjukannya. Pada saat merilis album ini, Balawan telah menggunakan gitar double neck yang disebut Stephallen Guitar buatan sebuah pabrik gitar di Sidoarjo, Jawa Timur, yang juga mengendorsenya sebagai artis utama. Tahun 2006 ia juga pernah tampil dalam konser '5 Gitar Master' di Yogyakarta yang menampilkan Eet Sjahranie, Ian Antono, Eross Chandra, dan Ridho Slank.Ia juga pernah berkolaborasi dengan Dewa Budjana dan Tohpati membentuk trio Trisum. Yang menari dari sosok Balawan adalah sifat religiusnya yang sangat kuat, bahkan ngayah kepada Sang Hyang Widhi menjadi satu keyakinan yang selalu ia terapkan dalam setiap konser yang ia hadapi. Hal inilah yang ia akui dapat memberikan rasa kepercayaan diri yang sangat kuat di atas panggung. Sebenarnya, Balawan tidak hanya bermain jazz. Dia juga suka bermain lagu-lagu rock dan reggae, Namun, jazz tetaplah menjadi dasar alirannya hingga saat ini. Menurutnya, di dalam jazz ia dapat menemukan kebebasan untuk berekspresi serta interaksi yang sangat kuat di antara para pemainnya. Tampaknya, jazz pula yang memberi ruang lebih leluasa bagi Balawan untuk mengekplorasi gamelan Bali. Dia ingin memajukan musik tradisional Bali ke arah modern. Balawan sangat mencintai musik tradisional, bahkan ia mengaku banyak belajar tentang kemampuan memori dalam hal pemecahan konsentrasi dari musik tradisonal Bali.Dalam setiap konsernya, tidak pernah terlewatkan satu kali pun olehnya untuk memainkan musik tradisional Bali. Dia adalah pemusik berdedikasi tinggi yang mau mempelajari setiap aliran musik dari dangdur sekali pun. Baginya, pemusik harus dapat mempertanggungjawabkan ke mampuannya baik secara record maupun live.Sekarang, Balawan sedang mempersiapkan Fisrt Guitar Lesson DVD tentang teknik 8 Finger Touch Style Technique.
komentar: 5
Ya elah....njalal...
HOee pecinta music!!! tapi aku agak raguu yaak!! kamu pecinta music apa pecinta kripik tempe????
YYYAAAAAAAAAAAAAAAHH g salah tuuuu...blog-conternya 100000 orang gituu????
YAELAHH NJAJAL!!! kasian banget sih kasih komen di blog-sendiri!!! ahahakakakakakaKAklkjasjhsadhkjdhgfglkfaj (KETAWA SETAN)
OK SERIUS!!NI KOMEN BUAT BLOG-MU :
GUD BLOG
TENTANG MUSIC (ckup ngasih informasi)
KURANG warna warni
Masih acak-acakkan n ruwet kayak yang punya blog!
TAPI JANGAN MENYERAH...KERAHKAN SELURUH TENAGAMU UNTUk POSTING!!!
TETAP SEHAT TETAP SEMANGAT SUPAYA KITA BISA TERUS MAKAN2!
GO BLOG!!
pesan dan saran : MAMPIR KE blog catatat kaki pelajar kurang gizi n kasih komen. awas kalo enggak, ku makan kau!!!!
ahahahahahahahahahahahahhahahahhah
aku iso mal...tak warai py???hehehe
Oiii...Oiii....
Ao Mami Peri.....
Blognya kok gelap2an gt sih...koyo wonge e...
Trz isinya copy-an semua.
Iiihh....g'kreatip iiihhh....
6 Maret pengumuman kan...?!
kasih tau Aq yah hasilnya...
Tak doain lulus n bisa meraih apapun cita2 Mami Peri....
Amiiinn.....!!!
Kalo dah keterima,jngn lupa ma Aq yah...
Semangat n Heppy Ever After...!!!
Hahaha....
Coment balik aq,OK!!
ttd
CDRL
aloooooo om amaaaallll,,,,,
Blogkee kok gelap2an gt sih...koyo wonge e...
trusszzz isine pasti coppy paste yooo....
Posting Komentar